Strategi Baru Purworejo Genjot Produktivitas: Modernisasi dan Ketahanan Iklim Jadi Kunci

Strategi Baru Purworejo Genjot Produktivitas: Modernisasi dan Ketahanan Iklim Jadi Kunci
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purworejo, Bagas Adi Karyanto.

PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pertanian tengah tancap gas memodernisasi sektor agronomi. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pertanian pada Kamis (12/3/2026), Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purworejo, Bagas Adi Karyanto, membeberkan peta jalan ambisius untuk mendongkrak kesejahteraan petani lokal.

Melawan Tantangan Iklim dan Pasar Impor

Menyadari ancaman perubahan iklim yang kian ekstrem, Bagas menegaskan bahwa perlindungan petani menjadi harga mati. Saat ini, pihaknya telah menyiagakan program asuransi pertanian guna memitigasi risiko gagal panen. Tidak hanya sekadar proteksi finansial, transformasi teknis juga dilakukan dengan mengenalkan varietas tanaman tangguh serta pelatihan teknik pertanian adaptif.

Langkah ini diambil sekaligus untuk memecah kebuntuan utama di lapangan: minimnya akses teknologi dan infrastruktur. "Kami fokus pada pengembangan infrastruktur vital, mulai dari jaringan irigasi hingga jalan usaha tani, demi memangkas biaya logistik dan meningkatkan efisiensi produksi," ujar Bagas. Fokus ini diharapkan mampu membuat produk lokal Purworejo lebih taji saat bersaing dengan komoditas impor.

Target Ambisius dan Tren Organik

Dinas Pertanian juga mulai melirik celah pasar premium melalui pengembangan pertanian organik. Strategi yang diusung tidak main-main; mulai dari pendampingan teknis, pemberian insentif bagi petani yang beralih ke praktik organik, hingga pembukaan akses pasar khusus bagi produk sehat asal Purworejo tersebut.

Mengenai proyeksi ke depan, Bagas Adi Karyanto mematok standar tinggi untuk beberapa tahun mendatang. Beberapa target utama yang dikejar antara lain:

• Produksi: Konsisten naik sebesar 10% per tahun.

• Pendapatan Petani: Ditargetkan meningkat 15% setiap tahunnya.

• Ekspansi Teknologi: Perluasan lahan pertanian berbasis teknologi modern.

• Go International: Peningkatan standar kualitas agar produk lokal mampu menembus pasar global.

Melalui kombinasi pengelolaan sumber daya yang efektif dan penggunaan teknologi mutakhir, Purworejo optimis dapat mengubah wajah pertaniannya menjadi lebih modern, mandiri, dan berdaya saing internasional. (imr/pwj.kt)