Tak Biasa! Jalanan Kutoarjo Disulap Jadi Arena Lari Ramadan, Peserta Membludak

Tak Biasa! Jalanan Kutoarjo Disulap Jadi Arena Lari Ramadan, Peserta Membludak

KUTOARJO – Nuansa berbeda menyelimuti kawasan depan Pendopo Wakil Bupati Purworejo di Kutoarjo pada Rabu (18/03/2026) malam. Di tengah suasana khidmat bulan suci, komunitas Purworejo Runners berhasil menyulap jalanan menjadi lintasan lari lewat gelaran Ramadan Race 100 Meter. Ajang ini bukan sekadar kompetisi atletik biasa, melainkan manifestasi kreativitas warga dalam mengisi malam Ramadan dengan kegiatan positif.

Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syaputra, memberikan apresiasi tinggi atas inovasi ini. Ia mencatat bahwa tren balap lari resmi di bulan puasa sejauh ini baru terlihat di dua daerah, yakni Solo dan Purworejo.

"Ini terobosan yang luar biasa. Momentumnya sangat pas, dan sejauh pengamatan kami, baru dua kota yang menyelenggarakannya secara terorganisir, yaitu Solo dan Purworejo," ujar Kapolres di sela-sela acara.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, yang turut hadir langsung menekankan bahwa nilai utama dari ajang ini adalah mempererat tali silaturahmi. Ia berharap energi positif dari para peserta dapat menjalar ke masyarakat luas untuk menjaga situasi Kabupaten Purworejo tetap kondusif, aman, dan nyaman menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta. Ini lebih dari sekadar olahraga; ini adalah simbol kebersamaan warga Purworejo,” tutur Dion dengan penuh semangat.

Tak hanya soal seremoni, Ramadan Race 100 Meter juga menjadi panggung bagi talenta lokal. Kehadiran Kepala Dinporapar Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, serta Wakapolres Kompol Nana Edi Sugito, menegaskan dukungan pemerintah terhadap pencarian bibit atlet profesional. Para pelari lokal yang berpartisipasi diharapkan mampu mengasah kemampuan mereka agar bisa bersaing hingga level nasional di masa depan.

Antusiasme peserta yang membeludak di luar ekspektasi panitia menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat merindukan wadah ekspresi yang sehat. Dengan kesuksesan edisi kali ini, besar harapan agar agenda tersebut bertransformasi menjadi tradisi rutin yang terus membina atlet sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan warga di Purworejo. (imr/pwj.kt)