Lampaui Target Provinsi, PGRI Purworejo Hidupkan Semangat Ramadhan Lewat Khataman Al-Qur'an dan Santunan
PURWOREJO - Momentum Ramadhan 1447 H menjadi panggung bagi PGRI Kabupaten Purworejo untuk menunjukkan soliditas dan kepedulian sosial. Di bawah tema besar "Berkah Ramadhan Bulan Ibadah: Perteguh Kepedulian dan Membangun Inspirasi", organisasi ini sukses menggelar rangkaian agenda religi dan kemanusiaan di Aula PGRI Purworejo, Sabtu (14/3/2026).
Capaian Religiusitas yang Mencengangkan
Agenda yang paling mencuri perhatian adalah partisipasi masif anggota PGRI Purworejo dalam gerakan Seribu Khatmil Quran tingkat Jawa Tengah. Izzudin, Ketua Bidang Kerohanian dan Karakter Bangsa PGRI Purworejo, mengungkapkan kebanggaannya atas dedikasi para guru.
"Target awal dari provinsi sebenarnya hanya 32 kali khatam per kabupaten. Namun, hingga siang ini, laporan dari cabang-cabang di Purworejo sudah mencapai angka 158 kali khatam. Bahkan ada yang laporannya hampir menyentuh 300 kali," jelas Izzudin.
Ia menekankan bahwa keberhasilan ini bukan hanya milik guru agama, melainkan hasil kolaborasi seluruh pendidik dari berbagai satuan pendidikan. Selain khataman, bidang kerohanian juga menjadwalkan kajian rutin dan lomba vlog Ramadhan sebagai wadah kreativitas anggota.
Tradisi Enam Tahun Memperteguh Empati
Di sisi lain, aspek kemanusiaan tetap menjadi pilar utama. PGRI menyalurkan santunan kepada lebih dari 100 anak yatim piatu dan dhuafa yang berasal dari 16 kecamatan serta Cabang Khusus (CK) di wilayah Purworejo. Penjaringan dilakukan secara teliti oleh tiap Ketua Pengurus Cabang (PC) guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Ketua PGRI Kabupaten Purworejo, Irianto Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah menjadi tradisi rutin selama enam tahun masa kepemimpinannya.
"Kami ingin adik-adik kita merasa memiliki keluarga besar yang selalu membersamai mereka. Mohon jangan dilihat dari besar nominalnya, tapi lihatlah ini sebagai wujud kasih sayang dan kepedulian kolektif dari seluruh guru di Purworejo," ujar Irianto dalam sambutannya.
Aksesibilitas dan Harapan Masa Depan
Satu hal yang menarik, pengurus cabang memastikan para penerima bantuan tidak merasa terbebani secara operasional. Para pengurus memfasilitasi transportasi dari kecamatan masing-masing menuju lokasi acara agar peserta merasa nyaman dan dihargai.
Menutup rangkaian acara, Irianto Gunawan memohon doa agar kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan kualitasnya pada tahun-tahun mendatang. Melalui integrasi antara spiritualitas dan aksi sosial, PGRI Purworejo berharap semangat ukhuwah ini dapat terinternalisasi kuat dalam jati diri setiap pendidik.(imr/pwj.kt)